Feb
07
Terapi Hormon Testosteron dengan mudah dan alami
Spread the love

Terapi Hormon Testosteron

Terapi Hormon Testosteron
Terapi Hormon Testosteron

Peran hormon testosteron bagi seorang kaum adam sangatlah vital. Mengapa dan kenapa? Pasalnya, hormon ini memiliki peran penting terkait pembentukan dari karakter maskulinitas seperti pembentukan otot, massa tulang, suara lebih agak berat dan pertumbuhan rambut di seluruh tubuh. Pria mendapatkan kejantanannya atau kedewasaannya dari fungsi hormon ini. Rendahnya tingkat hormon testosteron secara substansial juga mepengaruhi dari kesehatan karena dapat meningkatkan risiko serangan jantung.

Biasanya, kadar testosteron akan menurun seiring dengan bertambahnya usia (sekitar 1 persen setiap tahunnya). Penurunan hormon testosteron ini akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti penyakit osteoporosis dan obesitas (kelebihan lemak dalam tubuh). Tetapi perlu Anda diingat,  rendahnya kadar horon testosteron dalam tubuh pria bukan semata-mata saja karena faktor penuaan. Seorang pria muda juga sangat berisiko mengalami penurunan kadar testosteron.

Banyak berbagai cara untuk meningkatkan atau menjaga kadar hormon testosteron tetap stabil di dalam tubuh. Salah satunya adalah lewat terapi hormon pengganti testosteron. Tetapi, sayangnya cara ini tidak sepenuhnya aman karena memiliki efek samping juga. Ada beberapa cara yang lebih aman dan alami untuk Anda menaikkan kadar hormon testosteron dalam tubuh Anda. Berikut ini adalah beberapa cara di antaranya:

1. Kurangi lemak tubuh yang berlebih

Obesitas menjadi masalah global di dunia ini. Sejumlah studi dan riset telah membuktikan bahwa kelebihan lemak di tubuh kita dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, yang selanjutnya juga dapat mengurangi kadar testosteron Anda sendiri. Dengan melakukan latihan aerobik secara teratur dan konsisten seperti berjalan-jalan ringan, jogging, lari ringan, bersepeda, lompat tali dan berenang bersamaan juga dengan kontrol diet yang tepat, secara efektif dapat memangkas dan menurunkan persentase lemak tubuh total.

Proses penurunan berat badan haruslah dilakukan secara bertahap dan tingkat kehilangan lemak tubuh harus dibatasi sekitar kira-kira satu pound (sekitar 500 gram) setiap minggunya. Melakukan program diet yang sangat ekstrem dengan pembatasan zat kalori, justru akan menghentikan produksi testosteron di tubuh Anda. Jadi, Anda perlu memilih cara yang sehat menurunkan berat badan.

2. Latihan kekuatan

Untuk meningkatkan kadar testosteron, Anda harusnya lebih mengintensifkan latihan lagi. Ketimbang latihan kardio saja, latihan kekuatan lebih efektif dalam merangsang peningkatan hormon testosteron. Jenis latihan seperti squats, deadlifts, bench presses (otot dada), dips dan lunges ternyata lebih efektif dalam meningkatkan kadar testosteron di dalam tubuh. Pelepasan hormon testosteron secara langsung ternyata sangat berkaitan dengan intensitas waktu latihan Anda.

3. Menu diet seimbang

Menjalankan program diet seimbang (memperhatikan kebutuhan makro dan mikro) adalah sesuatu yang harus dipertahankan oleh kita. Hal ini tidak hanya baik untuk kesehatan, melainkan juga dalam menjaga kadar stabilisasi testosteron. Penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang ternyata mengonsumsi makanan kaya akan lemak tak jenuh tunggal memiliki tingkat testosteron yang sanagt tinggi.

Para ilmuwan dan profesor meyakini bahwa lemak tak jenuh tunggal mempunyai efek langsung pada testis kita yang menjadi tempat utama dari sekresi pengeluaran testosteron. Minyak canola, minyak zaitun, kacang-kacangan dan selai kacang merupakan sumber terbaik dari lemak tak jenuh tunggal. Mengkonsumsi makanan kaya akan zinc (seng) juga ternyata mampu membantu proses pembentukan hormon testosteron secara alami itu sendiri.

4. Kurangi konsumsi Alkohol

Untuk menjaga tingkat testosteron agar tetap sehat, Anda harus mengurangi konsumsi alkohol. Tingginya kadar alkohol yang kita konsumsi secara langsung mempengaruhi sistem endokrin di tubuh, sehingga menganggu produksi testosteron. Jadi, mulai sekarang katakan saja “Tidak” untuk minum alkohol.

5. Tidur

Anda wajib mendapatkan waktu istirahat yang cukup setidaknya kira – kira sekitar 7-8 jam di malam hari. Kurang tidur ternyata dapat menyebabkan penurunan tingkat testosteron secara drastis dan peningkatan kadar kortisol (hormon katabolik) yang dapat juga menurunkan kadar testosteron Anda. Studi laboratorium telah menampilkan bahwa, tingkat testosteron akan meningkat cepat di pagi hari setelah seseorang telah mendapatkan waktu tidur yang cukup.

6. Menghindari stres

Stres berlebihan juga berkontribusi terhadap produksi kortisol yang berpotensi dapat menurunkan kadar testosteron karena sifat kataboliknya. Beberapa teknik relaksasi seperti hipnoterapi, meditasi, yoga dan latihan pernapasan dapat membantu Anda untuk mengurangi efek dari stres.

7. Sering melakukan hubungan seks

 Peningkatan aktivitas seksual membantu meningkatkan sistem endokrin untuk menghasilkan lebih banyak hormon testosteron. Beberapa penelitian dan riset menyatakan, berhubungan seks pada pagi hari dapat lebih bermanfaat sekali dalam hal meningkatkan dan menambah tingkat testosteron seorang pria.

Gejala tingkat testosteron tinggi:
Tanda-tanda kadar hormon testosteron tinggi tidak jelas, tetapi ternyata dalam anak laki-laki ditandai dengan percepatan pubertas. Kadar hormon testosteron tinggi juga dapat menyebabkan kemandulan pada pria, kurangnya gairah untuk melakukan hubungan seks dan menyusutnya testis.

Penyebab tingkat testosteron tinggi:
– Hipertiroidisme
– Tumor pada kelenjar adrenal
– Pubertas lebih awal daripada umumnya, yakni ketika pubertas sebelum 9 tahun.

Risiko testosteron tinggi:
– Penyakit jantung
– Sleep apnea
– Mengembangkan dada (payudara) yang lebih besar
-Retensi cairan dalam tubuh
– Mengurangi produksi sperma
– Masalah kulit
– Munculnya kista dalam prostat

Pengobatan untuk tingkat hormon testosteron tinggi:
Pria dengan testosteron tinggi adalah langka. Pada umumnya para pria bermasalah dengan testosteron rendah. Salah satu caranya untuk menurunkan kadar testosteron tinggi adalah memberikan hormon antagonis.

Berikut ulasannya tentang tingkat testosteron rendah

Gejala tingkat testosteron rendah:
1) Kelelahan
2) Otot rugi – massa dan kekuatan
3) Penyusutan testis
4) Libido rendah
5) Anemia
6) Perubahan suasana hati, sering depresi dan marah
7) Osteoporosis
8) Penurunan ejakulasi

Penyebab tingkat testosteron rendah:
– Kerusakan testis
– Kelenjar pituitary dan di hipotalamus mengalami kerusakan
– Tumor otak
– Sindrom Klinefelter
– Konsumsi rokok dan alkohol
– Efek samping obat

Risiko testosteron rendah:
Pria yang kadar testosteronnya rendah memiliki risiko yang meningkat untuk terjadinya alzheimer, kematian dini dan cepat dari penyakit jantung koroner yang dimiliki sebelumnya. Selain penyakit lainnya juga antara lain, diabetes mellitus, sindrom metabolik dan disfungsi ereksi.

Pengobatan dan terapi untuk kadar testosteron rendah:
-Terapi hormon
-Melakukan seks dalam frekuensi yang sangat sering di pagi hari
-Kurangi alkohol dan rokok
-Tidak mudah stres dan kelelahan
-Olahraga dan jaga gizi tetap seimbang.

Kesimpulannya, hormon testosteron yang terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak baik bagi seorang pria. Jika kebetulan Anda kekurangan atau kelebihan hormon ini sebaiknya segera periksakan ke dokter atau orang yang lebih ahli. Anda mau tahu ada lagi cara alami untuk meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh biar tubuh Anda selalu fit dan stamina meningkat? Silakan Anda klik link di bawah ini.

Klik Link “Terapi Hormon Testosteron”